Daya Tahan Simpan Sirup Jeruk Manis (Citrus sinensis (L.) osbeck) Dengan Variasi Gula

Sirup Jeruk Manis (Citrus sinensis (L.) osbeck)

  • Siti Maimunah Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Siti Nurmala Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Erly Sitompul Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Jon Kenedy Universitas Sari Mutiara Indonesia
Keywords: Buah Jeruk, Sirup, Gula, Aspergillus

Abstract

Sirup buah jeruk adalah sejenis minuman ringan berupa larutan kental dengan cita rasa beraneka ragam. Penambahan sari jeruk ke dalam sirup dapat meningkatkan nilai gizi sirup karena sirup merupakan bahan pangan bergizi yang banyak mengandung asam-asam organik. Penambahan gula pasir ke dalam sirup bertujuan untuk mempertahankan kualitas sirup karena gula pasir merupakan pengawet alami, dan untuk melihat daya tahan simpan sirup buah jeruk manis dengan berbagai variasi gula. Dari hasil parameter perubahan pada sirup, menunjukkan bahwa sirup dengan variasi gula lebih tinggi mempunyai daya tahan simpan yang lebih lama. Sesuai dengan syarat sukrosa pada sirup yaitu 60% - 65% terlihat pada sirup dengan variasi gula 60% dan 70% bertahan lebih lama. Untuk penggunaan gula yang berbeda juga sangat mempengaruhi rasa dari sirup tersebut. Pada sirup dengan konsentrasi gula 60% hingga 70% terasa lebih manis dibandingkan dengan sirup dengan penggunaan gula yang lebih rendah. Sirup yang telah rusak perlahan ditumbuhi mikroba yaitu jamur. Kadar gula 40% dan 50% yaitu kadar gula yang paling rendah dan sirupnya lebih cepat terkontaminasi pada suhu ruang dan paling cepat di tumbuhi oleh jamur Apergillus.

Published
2018-08-01
How to Cite
Maimunah, S., Nurmala, S., Sitompul, E., & Kenedy, J. (2018). Daya Tahan Simpan Sirup Jeruk Manis (Citrus sinensis (L.) osbeck) Dengan Variasi Gula. Herbal Medicine Journal, 1(1), 10-15. Retrieved from http://hmj.jurnalsenior.com/index.php/hmj/article/view/14
Section
Articles