Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Nipah (Nypa fruticans Wurmb.) Pada Organ Lambung Mus musculus

Herbal

  • Fadillah Novianty Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Herawaty Ginting Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Salbiah Salbiah Universitas Tjut Nyak Dhien
Keywords: Uji Toksisitas Akut, Ekstrak Etanol Daun Nipah (Nypa fruticans wurmb.), Organ Lambung Mus musculus

Abstract

Daun nipah memiliki berbagai macam senyawa kimia fitokimia yang memiliki peran penting untuk mencegah penyakit kronis seperti kanker, diabetes dan penyakit jantung koroner. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis toksik ekstrak etanol daun nipah terhadap mencit jantan dan betina setelah pemberian dalam dosis tunggal secara oral yang diamati selama 14 hari. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan tahapan penelitian yaitu pengujian skrining fitokimia dan pengujian efektoksisitas akut secara oral terhadap mencit jantan dan betina berjumlah 50 ekor, yang dibagi dalam 5 kelompok. Kelompok kontrol (K) diberi Na-CMC 0,5%, kelompok perlakuan (P) diberi ekstrak etanol daun nipah dengan dosis 50mg/kg bb, 100mg/kg bb, 200mg/kg bb dan 300mg/kg bb yang diberi dalam dosis tunggal secara oral pada hari pertama. Dilakukan pengamatan terhadap gejala toksik yang meliputi kematian mencit selama 14 hari, kemudian dilakukan histopatologi organ lambung mencit. Hasil pemeriksaan histopatologi organ lambung mencit menunjukkan bahwa pemberian dosis tunggal secara oral pada ekstrak etanol daun nipah pada kelompok kontrol dan perlakuan dosis menyebabkan ketoksikan yang ditandai adanya desquamasi epitel vili, infiltrasi sel radang, dan muscularis mukosa lambung. Pemberian ekstrak etanol daun nipah pada dosis 300 mg/kg BB menyebabkan kematian pada hari ke 11 dan dosis 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB tidak menyebabkan kematian pada hewan uji.

Published
2019-01-01
How to Cite
Novianty, F., Ginting, H., & Salbiah, S. (2019). Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Nipah (Nypa fruticans Wurmb.) Pada Organ Lambung Mus musculus. Herbal Medicine Journal, 2(1), 7-13. Retrieved from http://hmj.jurnalsenior.com/index.php/hmj/article/view/16